Pandeglang,-Sejumlah masyarakat kembali mengeluhkan layanan mesin ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ditempatkan di berbagai gerai Indomaret. Keluhan terutama terkait transaksi penarikan tunai yang gagal—uang tidak keluar dari mesin, tetapi saldo nasabah tetap terdebet.
Dalam beberapa pekan terakhir, warga dari berbagai daerah melaporkan kejadian serupa. Nasabah yang melakukan penarikan tunai melalui ATM BRI di Indomaret mendapati saldo mereka berkurang, namun mesin tidak mengeluarkan uang sama sekali. Kondisi ini menyebabkan keresahan dan kerugian bagi masyarakat, terlebih ketika dana tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan mendesak.
“Saya tarik tunai Rp 1 juta, mesin tidak mengeluarkan uang, tapi saldo langsung berkurang. Saya sudah lapor, tapi prosesnya lama. Ini merugikan,” ujar salah satu nasabah yang bernama saepudin.
Keluhan lain menyebutkan mesin ATM sering mengalami gangguan teknis, seperti layar tiba-tiba mati, transaksi terhenti di tengah proses, hingga jaringan yang tidak stabil. Situasi ini memperkuat persepsi bahwa pengawasan dan pemeliharaan mesin ATM di lokasi-lokasi ritel belum optimal.
Masyarakat meminta pihak BRI dan pengelola gerai ritel untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh, termasuk:
Pemeriksaan rutin dan peningkatan kualitas mesin ATM
Penyediaan layanan pengaduan yang cepat dan transparan
Prosedur pengembalian saldo (refund) yang lebih singkat
Penempatan petunjuk/peringatan jika mesin mengalami gangguan
Hingga saat ini, banyak nasabah berharap BRI memberikan solusi yang lebih cepat untuk menanggulangi masalah yang terus berulang ini, mengingat keberadaan ATM di toko ritel seperti Indomaret sangat penting untuk akses layanan keuangan masyarakat sehari-hari. Tutupnya //Red







