Pandeglang,-Program revitalisasi sekolah yang sedang begulir di Kabupaten Pandeglang mendapat ragam tanggapan dari berbagai pihak. Ada yang mengkritik, dan tidak sedikit pula yang mengapresiasi.
Seperti halnya pembangunan program revitalisasi di SMP IT Darul Uzma Picung. Ada beberapa yang memberikan sumbang saran baik secara langsung maupun menggunakan media, namun banyak pula apresiasi yang datang baik dari masyarakat sekitar maupun dari Dinas/instansi yang mengawal proses berjalannya Revit serta phak Pendamping profesional yang ditunjuk oleh Kementerian. Rabu,17/06/2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak pendamping profesional dari Untirta keduanya mengapresiasi progres pembangunan revitalisasi di SMP IT Darul Uzma yang terbilang cepat juga sesuai dengsn tahapan anggaran yang dicairkan, dibandingkan dengan SMP lain yang seangkatan pada saat Bimteknya.
Selain itu, masyarakat setempat juga turut memberikan apresiasi terhadap berjalannya program pembangunan revitalisasi SMP IT Darul Uzma tersebut seperti yang di sampaikan Iwan Sujono tokoh Pemuda Kecamatan Picung.
“Alhamdulillah SMP IT Darul Uzma Picung mendapatkan program revit yang dikelola langsung oleh P2SP sehingga hasilnya dapat dipastikan akan sesuai spek dan kualitasnya baik”. Ungkapnya
Iya kan yang membangunnya itu pihak Yayasan dan Sekolah, mereka yang membangun dan mereka yang akan menggunakanya nanti. Maka pasti mereka ingin kualitas yang baik. Adapun jika ada sedikit kekurangan saya kira wajar karena mereka itu (P2SP, red) bukan ahli bangunan dan bukan kontraktor yang biasa melaksanakan proses pembangunan, jadi sangat mungkin kalau terjadi kesalahan dikit dikit mah, tapi tidak sampai menyalahi spek dan dan kualitas.
Ia juga menambahkan, saya mendengar ada yang mengkritik tentang penggunaan besi pada pagar keliling BRC karena menggunakan besi 10 mili, lah itu mah kurang tepat sasaran kritiknya, di RAB nya saja yang tertera malah besi 6 mili. Artinya P2SP menaikan kualitas dibanding dengan yang ada di RAB. Imbuhnya. Masa yang mencoba untuk lebih baik malah dikritik. Ujarnya. //Red







