banner 728x250

Duh! Dapur MBG Menes Diduga Nebeng di Toko Material, Higienitasnya Dipertanyakan

  • Share
banner 468x60

Pandeglang,— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Menes kembali disorot. Dapur MBG di Kampung Kadu Logak diduga beroperasi di dalam area toko material bangunan. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius soal standar higienitas dan kelayakan pangan untuk anak sekolah.

Example 300x600

Temuan ini diungkap Ketua Komunitas Aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR), Enji, Selasa, 5 Mei 2026. “Kami menilai lokasi tersebut tidak layak dijadikan dapur pengelolaan MBG karena lokasinya di dalam area toko bangunan,” tegas Enji.

Enji menyoroti risiko kontaminasi. Debu semen, serbuk kayu, partikel cat, hingga bahan kimia bangunan sangat mudah mencemari makanan yang diolah di lokasi sama. Padahal SPPG wajib memenuhi standar _food safety_ ketat: bebas dari bahan berbahaya, punya alur produksi bersih, dan jauh dari sumber pencemar.

“Partikel dari bahan bangunan akan berdampak pada makanan yang disajikan. Ini soal nyawa anak-anak,” ujar Enji.

Sorotan juga mengarah ke Satgas MBG Kecamatan Menes, dalam hal ini Puskesmas, yang seharusnya mengawal kebersihan, kelayakan, dan higienitas SPPG. “Pengawasan seperti tidak terlihat tugas dan fungsinya. Ada SPPG berdiri di toko material kok bisa lolos?” kritiknya.

IKRAR berencana melaporkan kondisi ini secara berjenjang ke Satgas MBG Kabupaten Pandeglang hingga Badan Gizi Nasional. “Tujuan baik Presiden Prabowo harus diimbangi pengelolaan dapur yang baik. Jangan sampai program mulia justru jadi bumerang karena dapur abal-abal,” kata Enji.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Kecamatan Menes selaku Satgas MBG setempat belum memberikan tanggapan meski sudah dikonfirmasi.

Dapur MBG di toko material menambah daftar masalah SPPG Pandeglang. Sebelumnya, SPPG di Desa Purwaraja juga disorot karena kendaraan distribusi tak sesuai standar BGN dan kasus dugaan penghalangan kerja jurnalis.

Publik menunggu langkah konkret BGN dan Pemkab Pandeglang. Standar SPPG jelas: harus di lokasi khusus, higienis, dan terpisah dari aktivitas lain yang berisiko. Jika dibiarkan, program MBG rawan jadi ladang penyakit, bukan gizi.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Satgas MBG Menes, Puskesmas, Dinas Kesehatan, pengelola SPPG Kadu Logak, dan BGN sesuai Kode Etik Jurnalistik. //Red

banner 325x300
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *